"yang mo ngedit-ngedit,lay out, or apalah gitu, hubungi aku ya...."


"Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain daripada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan- kepentingan yang lebih besar." (La Roucefoucauld)


"Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri." (Mary Mccarthy)


"Kita mesti menyadari, Penderitaan satu orang atau satu bangsa adalah Penderitaan bagi seluruh umat manusia. Kebahagiaan satu orang atau satu bangsa adalah Kebahagiaan bagi seluruh umat manusia." (Dalai Lama)


"Cara mencintai apapun adalah menyadari bahwa hal itu mungkin saja hilang." (G.K Chesterton)


"Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi." (Bill McCartney)


"Mudah-mudahan terwujud, ini baru rencana. Bukankah segala sesuatu di mulai dari rencana?"


"Jika kamu menempatkan dirimu di belakang orang lain, kamu akan menemukan dirimu menjadi yang pertama. Jika kamu tidak memikirkan dirimu sendiri, kamu akan lebih dapat menikmati hidup. Jika kamu berhenti menjadi egois, minat pribadimu akan terwujud. Semakin banyak hal yang kamu lakukan untuk orang lain, semakin banyak kamu akan mendapatkan untuk diri sendiri. Lebih banyak kamu memberi, kamu akan semakin kaya." (Tao-Thai Sang Men)


"Pengetahuan terkait dengan fakta , tetapi peristiwa-peristiwa yang terhubungkan dengan keputusan-keputusan kita bukanlah fakta. Peristiwa-peristiwa tersebut berada di masa depan dan bersambungan dengan keputusan-keputusan kita di masa sekarang. Bahkan setelah terjadi pun, peristiwa-peristiwa tadi berbeda dengan fakta-fakta yang membentuk materi subjek ilmu alam, karena mereka akan sudah terpengaruhi oleh apa yang kita pikirkan. Hubungan antara pemikiran dan realitas bersifat reflektif , apa yang kita pikirkan mempunya cara untuk mempengaruhi apa yang kita jalankan. Fenomena alam berjalan sendiri tanpa peduli bagaimana pikiran kita. Hanya di bidang sosial, refleksivitas itu menjadi relevan. Refleksivitas bukanlah satu-satunya sumber ketidakpastian, apakah dalam pemikiran kita ataupun dalam realitas--tetapi apabila terjadi, hal itu menciptakan tambahan sumber ketidakpastian " (George Soros)